Jogjakarta, 12 Maret 2012
Kepada Yang Terhormat
Mbak Dwi Sadela Maharangitha
Talent Performance & Organization Development Staff at Komatsu Remanufacturing Asia
Salam hormat saya.
Pada kesempatan ini saya berharap mbak sadel dan Tim rekrutmen PT.
Komatsu Remanufacturing Asia dalam keadaan sehat dan selalu dalam
lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Saya bersyukur diberi kesempatan pernah
bertemu dan berkomunikasi dengan mbak sadel dan Pak dani yang penuh
dengan suasana kehangatan seperti bertemu dengan soudara yang lama tak
berjumpa (long time no see). Hal ini yang saya rasa begitu berbeda untuk
level rekrutmen sebuah Perusahan besar komunikasi yang tercipta begitu
hangat dan jauh dari kesan normatif. Itulah kesan yang saya dapatkan
dari proses rekrutmen yang mbak sadel dan Tim bangun begitu humanis dan
penuh motivasi serta sangat fair nan objektif.
Berkenan dengan ini saya ingin menyampaikan maksud (pemberitahuan)
bahwasannya, saya percaya hidup itu pilihan. Saat ini saya berada pada
dua jalan untuk melanjutkan perjalanan hidup saya. Pertama saya telah
dinyatakan lolos seleksi calon karyawan PT. Komatsu Remanufacturing Asia
dimana tanggal 17 Maret 2012 mbak sadel dan Tim sudah mengakomondasi
tiket perjalanan ke Balikpapan. Kedua saya telah diterima sebagai
pengajar muda angkatan ke-IV di Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar
(pimpinan bapak Anies Baswedan). Disini izinkan saya untuk mencoba
menjelaskan sedikit pertimbangan tentang dua jalan tersebut di atas yang
harus saya pilih.
Pertama : PT. Komatsu Remanufacturing Asia
1. Tanggal 6 atau 7
Februari 2012 (maaf saya lupa pastinya) panggilan test pertama. (pada
saat itu posisi saya belum ada kejelasan saya mendapatkan pekerjaan dan
Indonesia Mengajar belum ada pengumuman tahap ke-2)
2. Dua hari setelah itu saya melakukan Job Offering dengan pak dani dan
saya sign agreement Medichal Chek Up dengan fasilitas yang sudah saya
ketahui.
3. Satu minggu setelah itu saya mendapat kabar dari mbak
sadel bahwa saya Fit to work. (pada saat itu saya juga dinyatakan di
terima kerja di PT. Menara Terus Makmur (Astra Otoparts Group) Jababeka,
Cikarang dimana per tanggal 1 Maret 2012 saya sudah harus masuk kerja.
Namun saya tidak bersedia dikarenakan saya memilih untuk tetap
melanjutkan di PT. Komatsu Remanufacturing Asia tetapi Indonesia
Mengajar belum juga ada kepastian)
4. Saya sadar bahwa di PT. KRA saya sudah berada dalam zona aman
melanjutkan hidup dengan salary yang besar dan fasilitas jaminan
kesehatan dan pensiunan yang diidamkan banyak orang.
5. Cita-cita saya menjadi seorang engineer dapat terwujud.
Kedua : Gerakan Indonesia Mengajar
1. Sebuah gerakan sosial yang
dimotori oleh Bapak Anies Baswedan dimana misinya turut mencerdaskan
anak bangsa di pelosok negeri yang jauh dari akses kemajuan.
2. Saya
mengenal Indonesia Mengajar sejak saya masih berkerja di Sinarmas Group,
dimana pada waktu itu saya terpanggil untuk turut serta turun ke
lapangan mencincingkan lengan baju untuk menggerakan perubahan anak-anak
Indonesia lebih baik. (Januari 2011).
3. Salah satu motivasi saya keluar dari Sinarmas Group adalah untuk ikut
bergabung dengan Indonesia Mengajar (IM). Dimana pada bulan November
2011 dibuka pendaftaran Pengajar Muda Angkatan ke-IV dan saya mendaftar.
4.
Ada 8 ribu aplikasi yang masuk dan hanya 267 yang lolos seleski tahap 1
dimana seleksi melalui on line berupa pengisian identitas dan
curriculum vitae dan membuat 11 artikel dengan tema yang sudah
ditentukan, serta masing-masing artikel minimal 600 kata.
5. Seleksi tahap ke-2 pada tanggal 17 Januari 2012 di wisama MM UGM yang
digelar road show 5 kota di Indonesia, yaitu, Medan, Jakarta,
Yogyakarta, Surabaya dan Makasar. Dimana seleksi terdiri dari Psikotes,
Presentasi diri, Group diskusi, Role play, Micro teaching, Interview.
Pelaksanan secara Marathon selama 1 hari penuh dari jam 8.00 WIB pagi
s/d 18.00 WIB sore dengan jumlah assessor 10 orang.
6. Dan pada tanggal 1 Maret 2012 saya dinyatakan lolos seleksi tahap 2
dan melakukan Medichal Check Up tanggal 3 Maret 2012. Tanggal 6 Maret
2012 saya teken kontrak dengan Indonesia Mengajar dimana tanggal 16
April 2012 saya berangkat ke tempat pelatihan selama 2 bulan di
Batujajar Markas Kopassus, Bogor.
7. Dari segi salary saya mendapat 2 juta netto perbulan dimana
akomondasi ditanggung Indonesia mengajar. (tetapi bukan uang yang saya
cari disini tetapi pengabdian, setahun mengajar seumur hidup
menginspirasi).
Itulah pertimbangan dan ukuran saya dalam
mengambil keputusan dua jalan yang harus saya pilih. Saya sadar benar
bahwa pilihan sekarang menentukan masa depan hidup saya. Akan tetapi
saya harus memilih salah satu dari itu, tidak mungkin saya memilih
keduanya, jujur saya akui cukup berat bagi saya untuk memilih. Disatu
sisi PT. KRA adalah harapan wujudkan cita-cita saya sebagai calon
engineer, tetapi disisi lain saya sebagai lulusan pendidikan punya
tanggung jawab moral dimana saya belum pernah menjadi pendidik secara
nyata dan berkesinambungan dalam jangka waktu 1 tahun. (mungkin ini
adalah kesempatan emas dan petualangan baru bagi saya ketika aku memilih
Indonesia Mengajar, dimana saya tunaikan tanggung jawab dan kesempatan
terakhir saya karena maksimal umur 25 tahun). Mungkin mind set saya
sedikit konyol dan tidak realistis bagi sebagian besar orang, tetapi
saya punya prinsip dan pendirian sebagai seorang manusia dewasa dimana
hidup sekali berarti. Saya percaya dengan perkataan Ir.Soekrano
(Presiden RI-1) dimana beliau pernah berucap, “lebih baik tidak makan
dari pada mati tanpa ideologi”. Saya ingin membangun karakter diri
melalui Indonesia Mengajar dimana saya ditempatkan selama 1 tahun penuh
didikan alam di kawah candradimuka jauh dari peradaban kota dan sedikit
primitif.
Mbak sadel dan tim rekrutmen yang saya hormati, bukan maksud saya
untuk mengecewakan usaha mbak dan tim dalam proses rekrutmen, tetapi
jujur saya harus memilih kata hati saya untuk mengabdi selama 1 tahun di
wilayah terpencil Indonesia. Dimana saya belajar lebih dekat tentang
kehidupan akar rumput rakyat dan mengenal wilayah Indonesia yang jauh
dari hiruk pikuk kemajuan peradaban. Pada waktu proses rekrutmen tidak
ada maksud saya untuk mempermainkan mbak dan tim, posisi saya waktu itu
karena saya dilanda kegelisahan dimana belum ada kejelasan status
Indonesia Mengajar. Tetapi disisi lain ada event Job fair apakah saya
harus mati konyol dengan melewati kesempatan mendapatkan kerja apabila
saya tidak diterima di Indonesia Mengajar. Jujur saya waktu itu gambling
dengan memanfaatkan kesempatan job fair sambil menunggu Indonesia
Mengajar, karena saya tidak ingin hidup konyol tak realistis. Saya
idealis dalam tujuan tetapi realistis dalam tindakan.
Mbak sadel dan tim yang saya hormati, saya sadar setiap keputusan
yang saya ambil ada konsekuensi yang harus saya tanggung. Saya tahu dan
sadar benar telah menandatangani pra-kontrak dengan PT. KRA melalui pak
dani, dan pihak PT. KRA sudah membelikan tiket perjalanan ke Balikpapan.
Saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya, tetapi saya benar-benar
mengahaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya bukan maksud saya
untuk mengecewakan, tetapi keadaan yang mengharuskan saya untuk memilih.
Sempat terlintas dalam pikiran saya untuk tidak memberitahukan hal ini
kepada mbak sadel dan tim dengan menghilang tanpa kabar. Tetapi hal itu
tidak mencerminkan saya sebagai manusia dewasa yang lari dari kenyataan
dan tidak pula memperlihatkan jiwa pendidik yang saya anuti. Karena hal
tersebutlah saya beranikan diri untuk memberitahukan informasi ini.
Mbak sadel dan tim yang saya hormati, jujur apabila konsekuensi
penggantian biaya yang sudah ditanggung PT. KRA dalam merekrut saya
menjadi calon karyawan. Jujur saya tidak punya cukup tabungan untuk
menggantinya, namun apabila PT. KRA menuntut, saya ikhlas untuk
menjalani proses tuntutan yang dilayangkan PT. KRA kepada saya. Karena
saya menyadari akan kesalahan yang saya buat sehingga membuat kecewa
orang atau institusi. Mungkin dengan saya memberanikan diri untuk
menulis ini tanpa harus kabur lari dari kenyataan ada tindak kebijakan
yang bijak dari PT. KRA kepada saya.
Mbak sadel dan tim yang saya hormati, izinkan saya untuk berharap
dan bermimpi untuk suatu hari nanti setelah saya menyelesaikan tugas
pengabdian selama 1 tahun di daerah terpencil, saya masih memiliki
kesempatan untuk bergabung dengan PT. Komatsu Remanufacturing Asia. Tapi
jikapun kesempatan itu tidak ada saya ikhlas merelakan. Sekali lagi
saya ucapakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Mbak sadel
dan tim, rekan-rekan seperjuangan khususnya, dan jajaran manajemen, dan
karyawan PT. Komatsu Remanufacturing Asia.
Dengan itikad baik disini saya lampirkan surat permohonan
mengundurkan diri sebagai calon karyawan PT. Komatsu Remanufacturing
Asia. Dan salinan kontrak kerja dengan Indonesia Mengajar yang sudah
saya tanda tangani sebagai bukti bahwa saya benar-benar mempunyai alasan
apaadanya tanpa saya rekayasa, dan saya percayakan kepada mbak sadel
tentang kontrak kerja saya dengan IM ini. Dan kemudian saya menghaturkan
maaf apabila pemberitahuan ini saya kirim H-5 keberangkatan karena saya
benar-benar dibuat galau untuk mana yang harus saya ambil dan tidak ada
maksud untuk mengecewakan mbak sadel dan tim PT. KRA yang saya hormati
dan saya segani.
Mbak sadel dan tim PT. KRA yang saya hormati dan saya segani, diawal
pertemuan terjalin komunikasi sangat baik dan hangat, saya berharap
dapat menyelesaikan apa yang menjadi masalah saya ini dengan baik juga.
Saya berharap masih bisa berkomunikasi secara humanis dengan mbak sadel
dan tim, serta rekan-rekan seperjuangan seleksi PT. KRA. Dan harapan
saya keputusan saya ini dapat dimengerti karena hidup itu pilihan dan
bagi seorang pemimpin minimal pemimpin dirinya sendiri, adalah berani
ambil keputusan dan berani menghadapi resiko akan keputusan yang sudah
dibuat.
Demikian pembertitahuan saya akan hal ini.
Sekali lagi saya
haturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada mbak sadel dan tim
rekrutmen, jajaran manajemen, karyawan dan rekan-rekan seperjuangan
seleksi PT. Komatsu Remanufacturing Asia.
Terimakasih
Salam hormat saya
Lucky Irawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar