Kamis, 03 November 2011

Sujud Haru Tetesan Air Mata

Sholat isya malam ini penuh dengan emosional aku jalani, terasa haru aku menetaskan air mata akan betapa percayanya aku akan AdaNya Engaku Tuhan ku yang tak pernah tidur atau lelah mendengar doa dan pintaku. Ya Allah aku bersujud syukur pada-Mu, bahwa selama 2 tahun penantianku akan cita-cita dan impian ku Engaku wujudkan malam ini. Terima kasih Ya Allah atas Rahmat dan Nikmat yang telah Engaku berikan pada ku yang tak terhingga jumlahnya.

Maafkan aku yang terkadang melupakan dan tak mempercayai-Mu, aku sadar dan yakin bahwa Engkau ada dan tak kan pernah sedetikpun melupakan mahkluk-mahkluk ciptaan-Mu. Ya Allah maafkan aku yang terlalu congkak pada-Mu, Ya Allah aku tak kuasa meneteskan air mata akan betapa bahagia dan teramat malunya aku pada-Mu bahwa Engkau benar nyata.

Ya Allah aku percaya dan yakin bahwa Engkau lah yang mengatur semua lini kehidupan Alam Semesta dan isinya. Aku hanya lah mahkluk-Mu yang teramat kecil dan tak berati bagi-Mu, aku sadar hidup hanya sekali aku terbangun dan terbuka mata bahwa kehidupan ini hanya fana semu belaka dan akan musnah. Ya Allah aku mulai  terbangun dan tergugah bahwasannya hidup sekali harus berarti.

Ya Allah atas segala nikmat yang telah Engkau berikan pada ku izin kan aku memilih jalan hidup mana yang harus dipilih atas seizin-Mu. Ya Allah tuntunlah aku untuk memilih jalan hidup sesuai dengan petunjuk-Mu, bawalah kaki ku ke jalan yang telah Engkau Ridhoi. Sirotolmustakim yang aku dambakan, lindungi dan jaga aku dari kerasnya dunia, jaga aku dari berbagai godaan dunia yang hanyalah fana nan semu.


amin.

Jogjakarta, 3 November 2011

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar